Sabtu, 07 Februari 2015

[30 Hari Menulis Surat Cinta] Day 9: Untukmu Gadis Mungil yang Sebendi denganku



Untuk seorang adik yang punya senyum ramah,

Apa kabar? Coba tebak, kita baru bertemu berapa kali?

Ha..ha.. iya, baru sekali. Lantas apa yang bisa kutuliskan untukmu sosok yang baru sekali kutemui, yang lama pertemuannya pun tak lebih dari 4 jam.

Aku yakin mereka (dan dirimu) akan menebak-nebak apa yang akan kutuliskan untukmu. Apa aku cukup mengenalmu? Apa yang kutahu tentang seorang gadis mungil yang duduk di dalam bendi yang sama denganku. Gadis yang menikmati bunyi langkah kuda yang sama.


Ah, izinkan aku membagi pengetahuanku tentangmu. Dian, adalah panggilanmu. Seorang jurnalis kampus yang sering berjibaku dengan “deadline” dan tentu mengenal banyak wajah yang kau sebut “nara sumber”. Engkau seorang gadis yang tengah berusaha memperbaiki diri, menyakini kewajibanmu tentang hijab dan mencoba memenuhinya. Jilbabmu selalu terpasang rapi dan kini belajar mengganti rok dan kemeja dengan baju gamis. Semoga dimudahkan ya. Oiya, pesanku, jangan lupakan kaos kaki ya. Biar tertutupmu kian paripurna (^_^)
Aku lebih suka mengingatmu sebagai gadis manis yang ramah. Orang yang menyapaku pertama kali. Orang yang kukuntit saat bergabung dalam acara Kompa Dansa Mandar untuk pertama kalinya. Tak ada wajah yang kukenali. Dan hanya sedikit senyum ramah yang tertangkap mataku. Engkau bahkan menggandeng tanganku. Meningkatkan percaya diriku, memberi tahuku bahwa aku diterima dengan hangat.
Ah, engkau perempuan yang kuyakini punya jiwa sosial yang menghangatkan hati. Karenanya aku pun membuatmu mengenal komunitas Beruang Matahari. Dan kini aku ingin mengucapkan terima kasih untuk kesertaanmu. Terima kasih sudah ikut mengukir senyum untuk adik-adik di panti asuhan.
Setelah ini apa lagi yang bisa kutuliskan untukmu?
Hm..cukup setangkup dua yang menggenapkannya, ya?! Semoga engkau diistiqamahkan dalam ketaatanmu padaNya. Semoga senantiasa diberi yang terbaik. Sukses selalu ;)

With Love,
Atria, gadis berkerudung biru yang duduk satu bendi denganmu


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima kasih sudah berkunjung. Semoga berkenan meninggalkan jejak (^_^)