Kamis, 05 Juni 2014

Hape Pertama: Saya dan Z200

 Hm..kalau semua orang bertanya apa judul buku pertama milik saya? Maka saya akan butuh waktu yang cukup lama untuk berfikir. Dan menjawab dengan ragu. “Hm.. komik Kungfu Boy. eh..nggak..nggak. Kayaknya Dragon Ball Z deh. Ah intinya komik deh,” jawab saya sambil mengangkat bahu.

Tapi kalau saat ditanya tentang hp pertama saya, maka saya akan  bisa langsung menjawabnya. Hape pertama saya adalah Sony Ericsson Z200. Yup hp imut yang sangat bernuansa feminim. Dengan warna dasar putih, Sony Ericsson menyediakan dua cover yang bisa diganti-ganti yakni putih dan merah. Favorit saya tentu saja yang merah. Modelnya yang kecil dan flip menguatkan kesan elegan dan imut. Kado ini dihadiahkan di ulang tahun saya pada 2004. Sebenarnya ini menuai protes dari semua saudara laki-laki saya yang belum punya hape pribadi. Ini karena sebelumnya kami menggunakan 1 hp bersama. Mereka merasa karena saya anak perempuan satu-satunya jadi dimanjakan oleh papa. *Hug my lovely father*. 

Sumber foto di sini

 Sebenarnya image hape ini tidak sesuai dengan karakter pribadi saya. Saya yang tomboy, banyak gerak, tidak bisa diam, dan terlalu emosional sukses membuat hape ini tidak betah. Warna dasarnya yang putih bersih dengan segera menjadi kucel. Ia pun sukses jatuh dan tergores di sana sini karena saya yang tidak pernah bisa diam. Belum lagi karena modelnya yang flip, ia sukses menjadi korban pelampiasan emosi. Sering kali saat emosi karena sms atau telepon yang saya terima, flipnya akan saya tutup dengan keras.  Akhirnya saat kelas 2 SMA, hape ini terpaksa dipensiunkan lebih awal. Hape Z200 saya menolak bekerja dengan baik. Ia selalu menghadiahi saya dengan layar hitam. Mungkin sebagai bentuk protes atas keserampangan saya. He..he.. (>_<) Maaf ya papa. 

Setelah itu saya sering kali berganti hape. Sebagian besar sih warisan dari papa atau mama. Ini karena tangan yang sering basah serta sikap serampangan saya yang sukses membuat benda-benda elektronik tidak betah berlama-lama dimiliki oleh saya. 

Kini? Ha..ha..tidak ada bedanya. Tetap saja saya sering menuai protes dari benda-benda elektronik. Biasanya dengan menolak bekerja dengan baik di waktu-waktu yang sangat penting. Baterai yang tidak tahan lama dan harus diganti. Hingga akhirnya mati total (>_<).

Tapi alhamdulillah laptop saya yang sekarang sudah berusia 3 tahun. Blackberry saya berusia 2 tahun. Meski sekarang sering me-restart dirinya sendiri. Tapi paling tidak ini termasuk rekor yang cukup lama untuk barang elektronik milik saya. He..he..

Ini cerita hape pertama saya. Bagaimana dengan kamu? Semoga tidak sekacau saya. 

http://www.istiadzah.com/2014/05/giveaway-cerita-hape-pertama.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima kasih sudah berkunjung. Semoga berkenan meninggalkan jejak (^_^)