Minggu, 24 November 2013

Beruang Matahari, Komunitas yang Cinta Anak Yatim



Bicara tentang komunitas di Bandung rasanya tidak akan ada habisnya. Kota ini didaulat sebagai kota yang punya banyak komunitas dan anak muda yang kreatif dan gaul. Rasanya jika kita punya hobi, maka tidak akan sulit menemukan komunitas untuk hobby tersebut di Bandung ini.

Nah, kalau ditanya komunitas yang kegiatannya menolong orang-orang yang tidak mampu, maka saya mengenal satu komunitas seperti itu. Yup, namanya Beruang Matahari. Komunitas ini berkonsentrasi pada kegiatan pembinaan untuk adik-adik di panti asuhan. 

Mengenai nama, sekedar info aja nih. Beruang Matahari itu beneran ada lho! mereka adalah jenis beruang yang tidak melakukan hibernasi, cenderung setia, dan loyal. Beruang Matahari hanya ada di Asia Tenggara khususnya di Kalimantan. Hebatnya Beruang Matahari mempunyai kebiasaan yang berbeda dari beruang lainnya, dimana jenis ini selalu menggendong bayinya di kaki belakangnya, dan terus menjaga bayinya hingga 2 tahun lamanya, suatu hal yang tidak terdapat pada jenis beruang lain. Ini tentu sesuai dengan tujuan Beruang Matahari yang ingin membantu menyiapkan adik-adik panti bermasyarakat.

http://beruangmatahari.com/wp-content/uploads/2013/01/yea1forslide.jpg


Beruang Matahari melakukan pembinaan tapi bukan pembinaan serius seperti diajari menjahit, beternak, dan lain-lain. Beruang Matahari lebih pada membangun softskill mereka. Heh? Softskil itu maksudnya apa??
 
Begini, *mulai pasang gaya ala sales* Beruang Matahari melihat bahwa ada sejumlah anak panti yang cenderung tidak memiliki kepercayaan diri. Mereka mungkin pintar, tapi tidak bisa menonjolkan diri karena tidak percaya diri. Saya pribadi mengira ini karena mereka merasa berbeda dari teman-teman mereka yang lain. Jika kita punya rumah, maka mereka memiliki panti tempat mereka hidup dan berbagi dengan anak-anak lain. Jika kita punya orang tua, mereka sudah tidak memiliki salah satunya atau bahkan keduanya. Jika kita bisa mendapatkan buku atau mainan baru, mereka biasanya hanya memendapatkannya dalam bentuk sumbangan barang bekas layak pakai. (Ya Allah, jadi malu setiap kali mengingat ini. Seolah disindir telak tentang seberapa saya sering lupa bersyukur). Nah ini membuat kami berfikir bahwa mereka harus dibekali soft skill agar tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri, mandiri, dan tangguh.

Nah, ini membuat kakak Beruang (sebutan untuk penggiat Beruang Matahari) berfikir untuk membuat kegiatan untuk membekali mereka berbagai keterampilan sambil berbagai keceriaan. Awalnya, Beruang Matahari lahir dari 10 orang teman SD (yang sekarang sudah berumur..ha..ha.. masih 25an kok *takut dikeplak*). Mereka melakukan buka puasa bersama di Panti Asuhan. Bulan berikutnya, September, mereka membuat kegiatan lagi di panti tersebut. Kali ini kegiatannya adalah pemeriksaan gigi gratis, mengingat salah satu dari 10 orang ini ada yang berprofesi sebagai dokter gigi. Akhirnya mereka berfikir, “Kenapa tidak membuat kegiatan ini menjadi rutin?”. 

Akhirnya mereka membuat akun twitter @BeruangMatahari. Ternyata ditanggapi baik oleh banyak orang. Mereka pun membuka kesempatan bagi orang lain untuk ikut menjadi pelaksana kegiatan ini. Dengan pertemuan sekali sebulan dan kegiatan setiap bulan Beruang Matahari menjadi teman bagi anak-anak panti di Bandung. Saya pun pada November 2012 bergabung menjadi salah satu Kakak Beruang. Selain saya ada pula teman-teman lain berasal dari berbagai latar belakang dan pendidikan. Rasanya ini membuat saya jadi lebih gaul dan punya lebih banyak teman lagi.

Beruang Matahari melakukan kegiatan satu kali dalam sebulan. Kami (bahagia rasanya bisa menjadi bagian dari Beruang Matahari), melakukan kegiatan di satu panti selama 3 atau 4 bulan, setelah itu kita akan membina panti asuhan lain. Kalau ada yang tanya, kenapa tidak setiap bulan ganti panti? Karena rasanya kita tidak bisa mengembangkan softskill mereka jika hanya melakukan 1 kali kegiatan bersama. Trus kenapa gonta-ganti pasangan eh panti? Itu biar kita bisa lebih adil dan bisa menyentuh lebih banyak adik-adik.

Trus kegiatannya apa saja?? Wah, saya paling suka menjelaskan bagian ini. Kegiatan kita?? Banyaaaakkk. Setiap bulan kita merancang kegiatan yang berbeda-beda. Kegiatan-kegiatan yang pernah dilakukan antara lain berbagi ilmu tentang public speaking, membuat kelas drama singkat, berkreasi membuat mading, workshop paper puppet theater, dan cooking class

Saya sempat menjadi penanggung jawab acara. Nah jangan dipikir kegiatan yang sebulan sekali ini gampang disiapkannya lho. Saat Kakak Beruang menjadi penanggung jawab, mereka diminta mengajukan usalan kegiatan beserta apa tujuan dan manfaat kegiatan itu? Nah jadilah kita kudu putar utak. Dan jangan dipikir, mudah mendapatkan persetujuan bersama Kakak Beruang. Ini karena pertimbangannya panjang, mulai dari memikirkan rentang usia anak-anak di panti itu berapa? Apa akan mudah mengatur mereka dengan bentuk kegiatan itu, dll.

Setelah disetujui baru kita berkutat di teknis tentang apakah perlu menghadirkan nara sumber, bahan dan alat, bagaimana pembagian kelompok, tugas-tugas pendamping sampai memikirkan bagaimana mereka akan diperlombakan serta menyediakan goodybag dan hadiah untuk pemenang lomba. Kita memang hanya akan rapat sekali (mengingat sebagian besar founding father kita sibuk bekerja) tapi bahasannya lengkaaapp. Tapi jangan bayangkan rapatnya tipe rapat di kantoran. Tetap fun dan diwarnai aksi olok-olokan (saya selalu jadi korban bully oleh papa beruang..eeaaa Atria curhat).

Nah, yang paling dinanti-nanti adalah kegiatan bersama adik-adik di panti asuhan (of course). Keceriaan mereka akan membuat semua kelelahan saat persiapan dan pelaksanaan terbayar lunas! Selama kegiatan Kakak Beruang akan berinteraksi penuh dengan adik-adik ini. Mendampingi mereka menyelesaikan tugas dan berlomba dengan tim lain. Polah tingkah adik-adik di panti benar-benar beragam dan membuat Kakak Beruang sebisa mungkin kreatif menghadapinya.

Bayangkan, dalam satu kelompok saja ada anak yang seperti kutu loncat, lebih suka mengunjungi teman-temannya di kelompok lain dan susah berkonsentrasi mengerjakan tugas kelompoknya sendiri. Ada juga anak yang ketika diajak bicara oleh kami orang-orang dewasa, dia enggan menjawab; tapi ketika diajak bicara oleh teman-temannya dia bisa merespon. Hm..ada juga tipe yang tidak mau mengalah, temannya butuh alat tertentu dia menolak meminjamkan karena katanya nanti akan dia butuhkan. Ya Allah macam-macam sikap mereka. Biasanya ini akan menjadi obrolan seru di antara Kakak Beruang saat evaluasi setelah kegiatan selesai.
flyer 1 = 1000

Oiya, ada kegiatan Berung Matahari yang tidak terlupakan. Pada Juli 2013 lalu, kita membuat kegiatan “One Heart for a Thousand Smiles”. Ini sekaligus peringatan ulang tahun Beruang Matahari yang pertama. Kegiatan ini dilakukan dengang mengajak 1000 anak panti bermain dan berbuka puasa bersama di Trans Studio Bandung. Ya Allah, saya tidak akan lupa kebahagiaan hari itu. Persiapan yang cukup panjang (dan saya tidak bisa terlalu aktif membantu karena sakit) serta kecemasan atas lancar tidaknya acara sempat membuat kami gusar. Tapiiiiii, di hari H saat mendampingi setiap kelompok saya benar-benar lupa semua hal itu. Kami berbagi kebahagiaan bersama. Setiap Kakak Beruang menanggung jawabi satu Panti. Jujur saya yang seorang “kutu loncat” tidak bisa diam. Karena kelompok yang saya pimpin didampingi oleh 2 penanggung jawab panti, maka saya membiarkan mereka bermain tanpa saya. Ini karena saya tidak ingin mereka merasa tidak bebas karena saya. Dan saya kemudian menemani teman saya (yang saya seret paksa memenuhi jumlah Kakak Beruang karena jumlah kita masih kurang) yang menanggung jawabi yayasan yang mengurus anak-anak berkebutuhan khusus.

Anak-anak dari yayasan tersebut tidak bisa lagi kita sebut “anak” karena usianya sudah diatas 30 tahun. Di antara mereka ada yang idiot dan buta. Ya Allah, lagi-lagi saya terharu melihat keceriaan kanak-kanak yang mereka perlihatkan. Keinginan dan ketakutan terhadap wahana-wahana tertentu. Ah, saya benar-benar bersyukur ikut Beruang Matahari sebab saya menjadi lebih banyak bersyukur atas kenikmatan yang Allah berikan pada saya.
Oiya, walaupun saat itu kita hanya bisa mengajak 700 anak yatim karena jumlah bantuan yang berhasil dikumpulkan hanya cukup untuk 700 anak, namun kami tetap merasa puas. Kami terus berharap bisa melakukan kegiatan seperti ini lagi. Terus berharap bisa memberi mereka keceriaan. Bisa memberi mereka kebahagiaan dan membuat mereka semakin menghargai diri sendiri dan lebih percaya dari menghadapi masyarakat kita yang kadang tidak ramah terhadap “keterbatasan” mereka. 

Dan rasanya stigma bahwa anak-anak yang peduli terhadap sesama itu jarang berasal dari kelompok anak-anak gaul perlu diubah. Jika kalian datang dan melihat semua Kakak Beruang kalian akan tahu seberapa fun dan gaul mereka. Ho..ho..soal penampilan? Jangan salah kita semua fashionable dengan gaya masing-masing.. (^_^)v

Ah, semogo Beruang Matahari bisa terus berkegiatan. Terus menyebarkan keceriaan dan menjadi salah satu media tempat orang-orang mendapat informasi tentang panti asuhan se-kota Bandung. Terus berjuang dan terus merekahkan senyum ya, Bears. *peluk beruang*

“Blogpost ini diikutsertakan dalam Lomba Ultah Blog Emak Gaoel”

http://www.emakgaoel.blogspot.com/

1 komentar:

  1. Ini tuh tulisan tahun 2013 ya? Hayoo..dah lama gak apdet blog kayaknya

    BalasHapus

Terima kasih sudah berkunjung. Semoga berkenan meninggalkan jejak (^_^)