Kamis, 01 Maret 2012

Menemukan Diriku

Dalam perjalanan keluar dari tempat yang kusebut rumah entah mengapa terbesit pikiran tentang bagaimana orang-orang memandang pribadiku. Bertanya "Mengapa" ketika kemudian bahwa seringkali orang memberikan penilian lebih terhadap pribadiku. Sering kali mereka berharap bahwa aku bisa melakukan hal-hal yang besar yang kadang diriku pribadi agak meragukannya.

Sejak kecil harapan-harapan itu telah mulai membebaniku karena latar belakang keluargaku yang notabene dianggap keluarga yang berisi orang pintar-pintar mengingat pekerjaan yang dimiliki ayahku dan prestasi dari kakak-kakakku. Tidak jarang itu menjadi beban yang tidak bisa diterima oleh seorang gadis kecil. Kalimat "Kenapa kamu tidak bisa seperti kakakmu?" menjadi jawaban dari orang-orang sekitar ketika gagal meraih prestasi sebaik kakak-kakakku. Namun ketika keberhasilan kuraih kalimat yang kudapatkan hanya "Wajar dia begitu. Kakaknya juga seperti itu", seolah apa yang kuraih bukan atas usahaku sendiri. Ya, aku hanya menjadi sosok yang hidup dibawah bayang-bayang saudara-saudara yang baik dan membanggakan. (Even sometime I'm so desperate having them..but I always proud because have them in my life)

Dan kini ketika masa kanak-kanak dan remaja telah berada dibelakang sana dan telah memunculkan karakter pribadiku dan sauadara-saudaraku yang ternyata berbeda. Aku kemudian menyadari bahwa aku tidak lagi berada di bawah bayang-bayang. Aku bahkan ditarik kepanggungku sendiri dan disorot oleh lampu yang terang seolah semua orang menungguku membuktikan diri sebagai pribadi yang layak. Dan kondisi ini mungkin lebih baik bagi ego-ku namun tidak lebih baik dalam dari kondisi sebelumnya. Kini semua orang akan memandangku sebagai diriku dan image itu akan selalu menjadi bagian dari gambaran orang-orang atas diriku.

Dari kini aku mulai bertanya-tanya kenapa terkadang aku merasa orang-orang mengharapkan aku bisa melakukan sesuatu yang lebih besar?? Kenapa mereka memiliki keyakinan besar atas diriku bahwa aku pasti bisa melakukan sesuatu itu?? Apa yang mereka lihat dariku??
Kemudian kesadaran itu datang, bahwa tidak lagi penting tetang harapan orang-orang akan diriku. Yang penting adalah bagaimana aku meyakini diriku sendiri bahwa aku mampu menjadi apa yang aku inginkan untuk diriku. Meyakini diriku mampu melakukan sesuatu untuk orang lain tanpa perlu mengukur apakah itu sudah sesuai dengan harapan orang atas diriku sendiri..

Pada akhirnya semua itu tergantung dari bagaimana kita menilai diri dan meyakini diri kita sendiri..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima kasih sudah berkunjung. Semoga berkenan meninggalkan jejak (^_^)