Kamis, 15 September 2011

..kimi ni kotode..


Ho..ho..postingan kali ini menyangkut jiwa romantis manusia landak..
(^_^)v
halah..mau berjiwa landak apa bukan, cewek tuh cenderung jadi romantis kalo suka baca komik cewek dan nonton film drama..he..he..

Oiya, film yang aku tonton ini adalah sebuah film Jepang dengan tokoh utama bernama Sawako Kuronuma. Sawako tumbuh menjadi seorang anak yang cukup pasif namun senang jika bisa bermanfaat dan melakukan kebaikan untuk orang lain. Namun akibat film horor Jepang dengan tokoh hantunya bernama “Sadako” membuat, Sawako dipanggil Sadako mengingat kehadirannya yang cenderung invisible di sekitar teman-temannya. Selain itu rambut panjang yang menutupi wajah dan wajah yang selalu menunduk serta suara kecil dan cenderung diam, membuat image Sawako sebagai seorang “Sadako” semakin menguat. Kondisi ini membuat Sawako tidak bisa memiliki teman, karena orang-orang disekitarnya langsung ketakutan saat melihatnya.

Kemudian ia bertemu dengan Shota Kazehaya di hari pertama masuk sekolah menengah atas. Di hari itu, sakura berguguran, dan salah satu kelopak sakura yang jatuh di atas rambut Sawako dan diambilkan oleh Shota. Bentuk kelopak itu unik yakni berbentuk hati. (ho..ho..khas kisah romantis..ada-ada aja) setelah itu film tersebut berkisah tentang bagaimana akhirnya Sawako mulai berani untuk memiliki teman dan menyampaikan apa yang dirasakannya. Hingga akhirnya menyadari dan memperjuangkan perasaannya.
Satu hal yang kusukai dari kisah ini adalah tentang Kazehaya-kun yang ternyata telah menyukai Sawako sejak pertama bertemu dan kemudian selalu memperhatikan Sawako yang melakukan berbagai kebaikan kecil yang tak disadari oleh orang lain. Kazehaya-kun yang kemudian menjaga Sawako diam-diam membuatku suka. (aku cenderung menyukai tokoh cowok yang menyukai seorang cewek dan selalu menjaganya diam-diam. Dimana tokoh ceweknya bahkan tidak menyadari bahwa sang cowok selalu ada disisinya saat dia tengah bersedih, bingung, dan ada masalah). Pengen deh punya seseorang yang seperti itu..he..he..
(^_^)v


Mungkin ceritanya standar..namun acting pemainnya bagus. .dan cukup romantis..tapi nggak terlalu jauh dari realitas karena tidak ada tentang kesenjangan status sosial dan lain-lain.. kisah ini mengambil setting kehidupan sekolah sehingga lebih terasa real.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima kasih sudah berkunjung. Semoga berkenan meninggalkan jejak (^_^)