Jumat, 24 Juni 2011

..jalan-jalan ke Sukabumi..


Kali ini postinganku kali ini kembali tentang kegiatan jalan-jalan.
ya maaf..karena entah kenapa sebulan terakhir kegiatanku lebih banyak berkisar tentang jalan-jalan ke berbagai tempat.
kali ini aku berkesempatan menjejakkan kaki di tanah Sukabumi. Ini pun karena saya “numpang” dengan Papaku yang sedang ada rapat kerja di kota itu. Kemudian saya pun akhirnya berfikir dari pada di rumah sendirian karena kakakku juga ada kegiatan akhirnya aku memutuskan untuk ikut serta di mobil papa (tenang..nggak jadi penumpang gelap kok..hanya jadi penumpang yang merepotkan..he..he..)

Saat mendatangi kota Sukabumi aku sama sekali tidak ada pengetahuan tentang apa saja objek wisata yang ada di kota itu (ini kelalaianku secara pribadi *_*). Alhasil saat tiba di kota ini aku jadi bingung harus jalan-jalan kemana. Akhirnya, menurut info yang ada, di Sukabumi tidak ada lokasi wisata selain sebuh Taman Wisata. Karena tidak ada pilihan lain, aku pun akhirnya memilih mendatangi tempat wisata tersebut. Karena aku masih harus menunggu Papaku selesai rapat di kantor barulah kami bisa bertolak kembali menuju Bandung.

Tempat wisatanya bernama Selabintana. Tempat wisata itu merupakan sebuah hotel yang berdiri dikawasan yang cukup luas. Dengan sebagian besar merupakan taman-taman yang sejuk dan menjadi tempat yang enak untuk menjadi tujuan wisata keluarga. Tempat ini cocok untuk kegiatan yang disebut oleh Mamaku dengan nama “pindah makan”. Ya, tempat ini punya sejumlah tanah lapang yang sangat luas dengan suhu dan sejuk namun tetap mendapat sinar matahari. Sangat menyenangkan menikmati makan siang di atas tikar di tengah tanah berumput yang luas. Anak-anak bisa menghabiskan waktu dengan berlarian bahkan sambil bermain-main layang ataupun bermain sepak bola. Yang senang membaca, bisa menikati udara yang bersih dan segar serta suasana yang sejuk sembari menikmati membaca kisah dari lembaran-lembaran buku. Sedang bagi ibu-ibu, mereka bisa sejenak beristirahat dari rutinitas dengan melepas penat dan berbaring menikmati alam yang indah.

Aku yakin, tempat wisata ini pernah berjaya. Hal ini karena disepanjang jalan dari pusat kota Sukabumi menuju taman wisata ini, sejumlah besar hotel nampak berdiri di kiri kanan jalan. Namun itu dulu. Taman wisata ini mulai redup. Bukan karena sudah rusak seperti yang terjadi pada Jompie di Pare-Pare (bagi yang belum baca..silahkan baca catatan perjalananku di Taman Wisata Jompie Pare-Pare). Alam di tempat itu masih hijau. Masih sejuk. Masih indah.

Hanya aku merasa bahwa tempat ini mulai diabaikan. Perawatannya tidak lagi menjadi prioritas. Hal ini nampak dari kondisi lapangan Tennis yang tidak terurus di salah satu bagian taman, walaupun letaknya tidak terlalu mencolok, namun ketika mengelilingi seluruh wilayah taman yang luas itu kita akan melihat lapangan tersebut. Di dekat lapangan Tennis itu nampak sebuah patung wanita yang memegang kendi seoalah tengah menuangkan air. Ketika diperhatikan akan nampak bahwa itu adalah sebuah bekas kolam yang tidak lagi terisi oleh air. Sungguh sangat disayangkan.

Namun satu hal yang patut disyukuri, tempat ini masih tetap indah dan menyenangkan. Angin sepoi-sepoi yangberhembus membuat pengunjung di tempat itu merasa nyaman untuk sekedar duduk dan menikmati bacaan atau menatap alam sekitar. Sebuah kegiatan yang patut dicoba adalah bermaian layang-layang di tempat ini. mengenang keceriaan masa kecil bisa menjadi sebuah pilihan yang pantas untuk merilekskan diri.
Oiya, di tempat ini juga ada kolam renang. Jadi bagi yang punya anak atau senang berenang bisa memanfaat fasilitas ini. Hm..satu hal yang menarik perhatianku di tempat ini adalah kehadiran sebuah pohon besar..entah jenis pohon apa (apa ada yang bisa mengindentifikasinya lewat foto??) unik dan aneh..akarnya melayang dan seolah sejumlah pohon saling menjalin satu sama lain..



Untuk penyendiri seperti sebagian besar sifat Landak, tempat ini adalah tempat yang pantas untuk diperhitungkan untuk mencari kedamaian dan bercengkrama dengan pikiran-pikiran pribadi tentang banyak hal (karena dari yang kupelajari bahwa para landak adalah tipe pemikir dan agak kikuk katika harus berkomunikasi dengan orang lain). Intinya tetap ini cukup bagus. Hanya cukup temukan cara untuk menikmatinya. (^_^)v

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima kasih sudah berkunjung. Semoga berkenan meninggalkan jejak (^_^)