Kamis, 26 Mei 2011

..cinta membaca, suka menulis..

sudah lama tidak menyapa blog ini..
hanya sekedar memposting karya-karya lama agar tak terjebak dalam kevakuman dan tetap bisa memenuhi janji-janji indah di awal penulisan blog ini.

sudah lama aku ingin menulis lagi, tapi saat ini aku tengah menyelesaikan sebuah buku baru yang menarik..
Little Men karya Louisa May Alcott..sebuah karya klasik yang menyegarkan ditengah kepungan buku-buku roman masa kini, atau karya-karya serius yang sarat akan filosofi.


buku ini merupakan seri karya klasik Inggris. Little Women karya penulis yang sama pun termasuk salah satu karya legendaris. Dan buku Little Men ini masih menjadi bagian dari Little Women dengan difokuskan pada rumah salah satu tokoh utama dalam Little Women yakni Josephine March atau yang akrab di sapa Jo. Gadis kecil yang tomboy dan banyak akal di karya Little Women ini, pada buku Good Wives yang oleh pengarang yang sama diceritakan telah berkembang menjadi wanita yang  bertanggung jawab dan keibuan. Jo kemudian menikah dengan seorang profesor dari Jerman yang bernama Fritz Bhaer. Dan dalam buku Good Wifes diceritakan bahwa Jo mewarisi Pulmfield dari Bibi March.

Kisah di Little Men ini menceritakan tentang Jo yang menjadikan Pulmfield sebagai sekolah bagi anak laki-laki. Menariknya, sekolah ini memiliki aturan yang unik. Kesenangan dan pelajaran menjadi dua hal yang diseimbangkan.  Selalu ada ruang bagi jiwa anak-anak, dan selalu ada maaf dan kelembutan bagi setiap kesalahan yang disesali oleh para spartan-spartan kecil. Keanekaragaman sifat dan karakter yang dimiliki oleh anak-anak Pulmfield diharapkan bisa membawa pengaruh yang baik bagi satu sama lain.

Banyak kebijaksanaan dan kecerdasan yang tercecer di buku ini. Di lain waktu aku akan mencoba untuk menuliskannya lebih detail lagi. (namun, sebaiknya saya memenuhi janji yang sama terkati buku "9 matahari"..he..he..)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima kasih sudah berkunjung. Semoga berkenan meninggalkan jejak (^_^)